Anda berada di
Beranda > Essay > Pengaruh dan Cara Menanggulangi Pergaulan Bebas pada Remaja

Pengaruh dan Cara Menanggulangi Pergaulan Bebas pada Remaja

Pergaulan bebas memiliki kata ‘pergaulan’ dalam hal ini memiliki arti menjalin pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat, Sedangkan kata ‘bebas’ berarti lepas atau tidak terikat. Dapat disimpulkan ‘pergaulan bebas’ adalah jalinan pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat yang bersifat lepas atau tidak terikat. Pergaulan bebas adalah prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan agama di masyuarakat, karena pergaulan bebas bersifat lepas atau tidak terikat sehingga banyak masyarakat yang menyalahgunakan dan melebihi batas, contohnya;

Narkoba

Narkoba singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif berbahaya lainnya adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang.

Seks bebas

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi.

Kriminalitas

Kriminalitas merupakan asalnya dari kata ‘crimen’ yang artinya kejahatan, tindak kriminal, atau juga diartikan suatu tindakan kejahatan, sehingga merupakan tindakan yang bersifat negatif. Seringkali, tindakan ini akan merugikan banyak pihak dan pelaku tindakannya disebut sebagai seorang kriminal contohnya merampok, mencuri, meneror, dan begal.

Tawuran pelajar/genk motor

Tawuran adalah bentuk dari kekerasan antar geng sekolah dalam masyarakat urban di Indonesia. Tidak jarang kejadian tersebut mengakibatkan korban jiwa, mengakibatkan macet, bahkan tidak jarang merusak fasilitas warga, dan menggangu kenyamanan warga.

Mabuk

Mabuk adalah keadaan keracunan karena konsumsi alkohol sampai kondisi di mana terjadi penurunan kemampuan mental dan fisik. Sehingga mengakibatkan penggunanya pusing/tak sadarkan diri

 

Faktor Penyebab ‘Pergaulan Bebas’

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas, diantaranya;

Kurangnya Bimbingan Orang Tua

Kualitas orang tua sangat mempengaruhi kualitas anak, sehingga orang tua harus memberikan kasih sayang lebih, memberikan pengarahan lebih, dan memberitahu mana yang baik dan buruk dan sebagai anak seharusnya lebih patuh terhadap perintah orang tua karena ridho Allah ridho orang tua.

Kurangnya Penanaman Akhlak

Banyak masyarakat sekarang lebih mengutamakan kepintaran daripada akhlak sehingga banyak orang pintar yang kurang berakhlaq, seperti pemimpin yang korupsi mereka pintar karena menjadi pemimpin itu harus melalui proses sulit, tapi mereka menyalahgunakan kekuasaannya hanya karena uang, padahal di dalam uang yang mereka korupsi kan banyak hal orang yang membutuhkan yang mereka ambil.

Kurangnya Penanaman Agama

Menjalankan syariat agama adalah salah satu cara menghindari pergaulan bebas, karena agama memiliki aturan yang membuat yang melaksanakannya patuh dan teratur, karena agama tahu dampak baik dan buruk suatu perbuatan, karena agama memiliki sumber yang sudah jelas dan tidak bisa di bantah.

Faktor Ekonomi

Banyak juga pergaulan bebas terjadi karena kurangnya ekonomi baik ekonomi keluarga ataupun sendiri, sehingga menimbulkan stress dan berfikiran melakukan perbuatan yang dilarang, ekonomi sangat tidak bisa di hindari tapi bisa diatur dan itu tergantung kita nya mau seperti apa, karena masih banyak pekerjaan halal daripada harus melakukan pergaulan bebas.

Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan sangat kuat mempengaruhi kita, karena lingkungan yang baik akan menjadikan kita lebih baik dan sebaliknya, pandai memilih teman adalah salah satu caranya, karena tidak semua teman membawa kita kepada hal yang baik.

 

Dampak Dari Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas memiliki dampak bagi sesorang, sebagai berikut;

Mendapatkan dosa besar

Semua jenis pergaulan bebas sangat dilarang agama manapun, karena melanggar aturan dan batasan, dan yang melanggar akan mendapatkan dosa dan akan berurusan dengan Tuhan di kemudian hari.

Bisa di penjara/denda

Suatu negara telah menetapkan banyak undang-undang yang melarang pergaulan bebas, sehingga yang melarang bisa mendapatkan sanksi bisa berupa pidana, ataupun denda.

Masa depan suram

Sudah pasti mereka yang menyalahgunakan masa mudanya maka akan kehilangan masa depannya, karena mereka hidup seenaknya sendiri, dan tanpa visi misi yang jelas.

Merugikan diri sendiri dan orang lain

Tawuran, mencuri, pemerkosaan, begal, merampok itu semua sangat merugikan diri sendiri dan orang lain,dan mengakibatkan orang yang tidak bersalah menjadi korban perbuatan itu sangat dilarang bahkan dapat di penjara/hukum mati.

 

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari pergaulan bebas;

Perbanyak beribadah

Seharusnya kita sebagai umat beragama memperbanyak beribadah, karena hidup hanya sekali dan kita juga harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita di akhirat.

Perbaiki pola hidup

Buatlah jadwal sehingga kita tahu aktifitas kita dan juga bisa menjadikan kita positif karena hidup teratur dan terarah, perbaiki pola makan, pola tidur, karena ketika sering begadang dan nongkrong malam hari, membuat mood pada esok hari menjadi buruk dan akhirnya timbul hal negatif.

Sibukan diri dengan hal positif

Menyibukkan diri dengan hal positif sangat ampuh menghindari pergaulan bebas, caranya seperti perbanyak melakukan hobi, perbanyak membaca buku, perbanyak belajar.

Patuh terhadap orang tua

Ridho Allah ridho orang tua begitu keyakinan sebagai umat beragama, sudah seharusnya kita berbakti kepada orang tua, bahkan harus membalas jasanya, karena dia telah merawat, membesarkan, dan membiayai kita sampai dewasanya.

Jangan memendam masalah

Ketika sedang ada masalah lebih baik kita ceritakan kepada orang terpercaya seperti orang tua, keluarga, sahabat, atau teman, karena dengan menceritakan kepada mereka membuat kita terhindar dari fikiran negative.

Pilih-pilih dalam berteman

Lingkungan kita mempengaruhi seperti apa kita, sudah seharusnya kita memilih lingkungan yang bagus ketika berteman dengan orang lain sehingga kita akan terus mendapatkan hal positif.

Penulis: Balqis Hikmatullah, kuliah di Universitas Ahmad Dahlan, Prodi Sistem Informasi.

Artikel Serupa

Ke Atas