Anda berada di
Beranda > Essay > OBSERVASI UMKM EMPING MLINJO “KENANGA” DAN BIR JAWA “MBAH GEPENK” IBU MARYATI

OBSERVASI UMKM EMPING MLINJO “KENANGA” DAN BIR JAWA “MBAH GEPENK” IBU MARYATI

Usaha Emping mlinjo “Kenanga” atau Usaha Emping dan Bir Jawa “Mbah Gepenk” Ibu Maryati”, berdiri pada sejak tahun 2012 yang berawal dari usaha orangtua ibu Maryati lalu diturunkan kepada anak-anaknya untuk melanjutkan usaha emping mlinjo dan bir Jawa “Kenanga” yang beralamat jalan Madyosuro RT 19/RW06 Kelurahan Panembahan Kecamatan Kraton Yogyakarta. Lalu pendapatan atau omset yang didapatkan ibu Maryati sekitar Rp. 15.000.000 per/ bulan. Hasil observasi saya di UMKM ini awal mula proses mendesain gambar dan tulisan di atas kemasan produk Emping mlinjo dan Bir Jawa. Dimasukkan dalam plastik kemasan yang tebal ditutup dengan label yang sudah di print, lalu di klip menggunakan steples. Untuk label, gambar yang berada pada nama produk diatas kemasan tersebut yaitu ide dari anak ibu Maryati serta dalam pemilihan warna dari desain produk tersebut bewarna hijau dan kuning karena warna kesukaan dari ibu Maryati serta warna corak dari bunga “Kenanga”. Dalam strategi tentang desain produk yang digunakan menggunakan warna kuning dan hijau lalu dalam menggunakan huruf yang berbeda yaitu menggunakann warna putih serta. Warna putih diharapkan mampu menetralkan para pelanggan dan mampu menarik perhatian dan menambah target di pasaran.

Untuk seleksi proses dan tata letak fasilitas dalam produksi usaha emping mlinjo “Kenanga” ibu Maryati dalam tata letak proses menurut saya sudah sangat efektif. Karena dalam pembuatan produksi emping mlinjo dan bir Jawa dilakukan di rumah. Proses produksi tersebut dilakukan di bagian ruangan produksi atau dapur. Proses dan tata letak fasilitas terdapat pada saat penjemuran. Ibu Maryati menjemur emping mlinjo di atas genteng, halaman rumahnya. Setelah emping mlinjo kering, ibu Maryati Bersama 2 karyawannya memilih atau proses pemilahan emping mlinjo bagus dan tidaknya untuk dipasarkan. Setelah selesai dalam pemilihan, emping mlinjo lalu di kemas sesuai dengan varian masing-masing emping mlinjo. Ibu Maryati juga memiliki outlet kecil di dalam rumahnya yang terdapat berbagai varian rasa emping mlinjo. Strategi sistem kerja usaha ibu Maryati menurut saya sudah efektif karena sudah menerapkan strategi sistem kerja. Ibu Maryati memiliki 2 karyawan yang terdiri dari teman desa dan ponakan dari ibu Maryati. Karyawan dalam hal ini tugasnya bersama-sama. Mulai pada saat proses sangrai, penjemuran pengemasan produk, penempelan stiker emping mlinjo dan bir jawa ibu Maryati. Proses produksi dilakukan seminggu satu kali selama 2 hari. biaya gaji yang dikeluarkan ibu maryati untuk karyawan hanya seminggu sekali sejumlah Rp. 200.000,00/orang. Untuk per bulannya ibu Maryati bisa mengeluarkan biaya gaji untuk karyawan Rp. 800.000,00.

Penulis: Dewi Fortuna, Manajemen, FE, UST atas bimbingan Putri Cahyani, S.E, M.E.I

Artikel Serupa

Ke Atas