PEMUDA DALAM BALUTAN PANCASILA

Banyak orang menilai generasi muda sekarang sudah mengalami krisis nilai dan norma dalam kehidupan sosial baik dalam keseharian maupun dalam berbangsa dan bernegara. Faktor penyebabnya bisa dari dalam akibat kurangnya pengawasan dan perhatian dari lingkungan sekitar sehingga menyebabkan pergaulan bebas. Sedangkan faktor ekstern karena pengaruh globalisasi yang tidak difilter terlebih

PEMUDA BERGERAK : INDONESIA BERGELORA

Revolusi Zaman Modern, Pelajar Vortenlanden “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia” itu lah yang diucapkan, Soekarno untuk para pemuda karena memiliki semangat dan daya juang yang luar biasa untuk negaranya. Dalam kehidupan masyarakat yang terjajah, akan selalu timbul

Pelajar Pancasila

Dewasa ini, banyak budaya luar menggempur Indonesia akibat dari adanya arus globalisasi. Tak pelak akan menggerus budaya adiluhung asli Indonesia. Budaya luar, terlebh budaya Barat yang terlihat cool, telah menjalari “gaya hidup” pemuda atau pelajar zaman now. Mereka tidak memfilter antara budya yang positif atau yang negatif sehingga budaya negatif akan

Pelajar adalah Aset Bangsa Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara yang kaya sumber daya alam dan budaya. Tidak hanya itu, Indonesia juga mempunyai kisah perjuangan kemerdekaan yang juga tak kalah banyaknya. Kisah perjuangan itu menyimpan banyak nilai – nilai yang kemudian dijadikan kesepakatan bersama dikenal dengan nilai – nilai kebangsaan. Nilai – nilai kebangsaan itu bersumber

NAFAS HARAPAN BANGSA

Pemuda berperan sebagai generasi penerus bangsa, aset berharga serta nafas harapan bangsa dalam mencapai kemajuan dan cita-cita luhur bangsa. Pemuda dianggap lebih produktif dalam hal tenaga dan kritis dalam hal pemikiran. Jumlah pemuda di Indonesia pada kisaran usia 16 - 30 tahun berjumlah 61,8 juta orang atau 24,5 persen dari total

Peran Pelajar Dalam  Memperkuat Nilai-nilai Kebangsaan

Negara Indonesia atau Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. Berpenduduk terbesar keempat didunia dan negara yang berpendudukan Muslim terbesar di dunia, dengan lebih dari 230 juta jiwa, dengan beraneka ragam budaya, suku, agama, bahasa daerah, serta kekayaan alam yang melimpah. Indonesia adalah bangsa yang

Malangnya Negeri Ini

Masa teknologi ini, Banyak budaya dari luar yang menyerang Indonesia, yang kelak akan bisa melunturkan budaya Indonesia, tak beda dari Budaya Lainnya, budaya Indonesia adalah budaya yang sangat istimewa dari Budaya lainnya. Tapi, Pada masa sekarang ini Budaya Luar Selalu mengguncing budaya Indonesia, dimulai dari kelakuan generasi – generasi pemimpin

UPAYA MENINGKATKAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN OLEH PEMUDA DI ERA MILENIAL

Penerapan nilai-nilai kebangsaan dari tahun ke tahun nampaknya semakin menurun. Hal tersebut didorong dari beberapa faktor, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri Banyak hal yang bisa kita lihat saat ini misalnya pergaulan bebas, tawuran antar pelajar dan yang paling berbahaya adalah timbulnya radikalisme di kalangan pemuda yang

Bagaimana Seharusnya Peran Pelajar dalam Memperkuat Nilai-nilai Kebangsaan?

Indonesia merupakan negara kesatuan yang juga merupakan negara kebangsaan. Negara yang kaya akan keberagaman ini tak lepas dari para pahlawan pejuang kemerdekaan. Segala jerih payah yang telah mereka keluarkan akhirnya membuahkan hasil. Indonesia yang merdeka. Banyak rintangan yang harus mereka hadapi untuk menjadikan Indonesia merdeka seperti saat ini. Seluruh perjuangan para

Bangkitkan Potensi Kaum Milenial dengan Empat Teknik

“Bro, cafe itu wifinya kenceng lho, tempatnya oke dan pokoknya kerenlah, cocok buat mabar”. Itu adalah ucapan lazim kalangan pelajar atau remaja masa kini. Cafe, tempat nongkrong, wifi, instagram, game, travelling, dan mabar adalah kamus khas generasi milenial, atau sebutan lain dari remaja itu. Apa sih yang dimaksud generasi milenial itu?