Anda berada di
Beranda > News > Kelingan Garden & Cafe Buka Kelas Pelatihan Seni di Berbagai Bidang, Siap Tumbuhkan Talenta Budaya Masa Depan

Kelingan Garden & Cafe Buka Kelas Pelatihan Seni di Berbagai Bidang, Siap Tumbuhkan Talenta Budaya Masa Depan

BANTUL – Kelingan Garden & Cafe, sebuah cafe hidden gem baru di wilayah Bantul kota, berkolaborasi dengan beberapa lembaga dan organisasi yang ada di Bantul dan sekitarnya, siap menyelenggarakan kelas pelatihan seni dalam berbagai bidang.

Adapun bidang-bidang tersebut antara lain Kelas Acting, Kelas Novel, Kelas English Public Speaking, Kelas Jurnalistik & News Photographic, Kelas Penulisan Skenario Film, Kelas English Conversation For Kids, Kelas Produksi Film, Kelas Nulis Buku Nonfiksi, Kelas Melukis, serta Kelas Baca Karya Sastra Jawa.

Seluruh kelas tersebut akan dilaksanakan di Kelingan Garden & Cafe, yang selalu berkomitmen mengembangkan komunitas seni budaya di Bantul serta DIY pada umumnya.

Menurut Tedi Kusyairi sebagai salah satu owner Kelingan Garden & Café, kelas seni ini merupakan salah satu bentuk terobosan baru sebuah kafe. Karena umumnya kafe hanya menjual makanan dan minuman sehari-hari, serta sebagai tempat nongkrong saja.

Namun kali ini, Kelingan Garden & Cafe berusaha menyajikan sesuatu yang berbeda, yakni dengan mengadakan pelatihan kelas seni dalam berbagai bidang, melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas seni budaya, sebagai bagian dari partnership kemajuan kebudayaan di DIY secara umum.

“Umumnya kafe itu kan cuma buat jajan dan hiburan saja. Nah disini kami berusaha memfokuskan diri pada edukasi seni dan berjejaring dalam kemajuan seni budaya secara mandiri, baik dalam hal ekonomi maupun kegiatan,” kata Tedi di Kelingan Garden & Cafe, Kamis (26/2/2026).

Tedi menambahkan, kelas ini nantinya akan diampu oleh para praktisi yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing kelas pelatihan seni yang tersedia di Kelingan Garden & Cafe, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Kelas Acting

Yang pertama ada kelas Acting. Kelas ini akan diampu oleh Nunung Deni Puspitasari, seorang aktris sekaligus pengajar yang berpengalaman di bidang teater dan seni peran selama belasan tahun, serta bekerjasama dengan komunitas Teater Amarta, yang juga diampu oleh Nunung sendiri.

Kelas ini akan mengajarkan para siswa tentang bagaimana cara melakukan olah tubuh, olah vokal, serta olah rasa. Ketiga aspek tersebut berperan melatih manusia agar memiliki kecakapan dalam dunia seni peran.

Ilmu yang diajarkan dalam kelas Acting ini bisa diimplementasikan saat mendongeng, bermain teater, monolog, bermain film (film pendek/layar lebar), membaca puisi, atau pentas karya sastra lainnya. Termasuk juga saat mengikuti lomba yang berkaitan dengan dunia seni peran, seperti yang telah dijelaskan di atas.

Kelas ini terbuka untuk umum, dengan rentang usia 12-21 tahun. Kuota peserta terbatas hanya untuk lima sampai sepuluh orang saja.

Kelas ini akan tersedia sebanyak 10 kali pertemuan, dan berlangsung setiap hari Senin (sekitar 3 bulan), yang dimulai pada 6 April 2026. Jika Anda tertarik mengikuti kelas yang satu ini, Anda bisa mendaftarkan diri melalui LINK PENDAFTARAN DISINI, dengan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 per pertemuan per orang.

Artinya secara keseluruhan, peserta akan dibebankan biaya sebesar Rp. 1.500.000, dan harus segera lunas saat pendaftaran.

Selain mencetak talenta baru di bidang seni peran serta lomba-lomba, peserta yang berpartisipasi dalam kelas ini juga berkesempatan untuk berjejaring langsung dengan manajemen artis, jika memenuhi kualifikasi yang sesuai dengan standar profesional.

2. Kelas Menulis Novel

Berikutnya ada Kelas Menulis Novel, yang berkolaborasi langsung dengan Gerakan Literasi #SelasaSastra, dan akan dibimbing langsung oleh R. Toto Sugiharto (Novelis),

Kelas ini akan mengajarkan para peserta tentang

Nantinya, kelas akan diampu oleh praktisi dibidangnya, yang selama ini sudah memiliki pengalaman dalam mengajar dan berkegiatan produktif di bidang kelas seni tersebut. Peserta kelas dengan range usia antara 9-25 tahun sesuai dengan kelas masing-masing, peserta wajib melunasi biaya tuk mengikuti kelas.

“Karena ini kelas basic atau dasar, masih tergolong murah dibanding tempat lain, selain itu karena tempatnya di Bantul Kota, Jogja wilayah selatan, yang jarang ada kelas kreatif berbayar, harapannya nanti alumnus bisa mningkatkan kemampuan secara mandiri, meneruskan talenta seni yang diambil di kelas tersebut,” kata Tedi lebih lanjut.

kolaborasi dengan KomaTera diampu oleh mentor Nunung Deni Puspitasari (aktris),

Kelas English Public Speaking dimentori Fitria Eranda (guru/Praktisi bahasa),

Kelas Jurnalistik & News Photographic oleh Tedi Kusyairi (penulis/jurnalis/owner portal berita),

Kelas Penulisan Skenario Film kerjasama dengan Paguyuban Sineas Bantul diampu oleh Yulius Permana Jati,

Kelas English Conversation For Kids diampu oleh Fitria Eranda (guru/praktisi),

Kelas Produksi Film kerjasama dengan Paguyuban Sineas Bantul dan Bang Tedi Way youtube channel diampu oleh Naufal Cakradara,

Kelas Nulis Buku Nonfiksi diampu oleh Tedi Kusyairi (penulis/jurnalis/owner portal berita),

Kelas Melukis diampu oleh Meuz Prast (pelukis/seniman), dan

Kelas Baca Karya Sastra Jawa berkolaborasi dengan Paguyuban Sastrawan Jawa Bantul Paramarta.

Kelas ini nantinya akan diselenggarakan secara reguler, pun akan memiliki pengembangan kelas, juga kelas lanjutan pasca kelas basic. Untuk pendaftaran Kelas Seni Kelingan Batch I – Tahun 2026 klik https://forms.gle/vfuj9i5yvPtuTUXx7, sebelum mendaftar diharapkan peserta mempersiapkan terlebih dahulu dokumen foto KTP/KK (Keperluan Sertifikat dan identifikasi NIK) dalam format jpeg., dan bukti transfer pelunasan biaya mengikuti kelas. Info lebih lanjut bisa diakses melalui WA 083840666866. Pelunasan biaya kelas melalui SeaBank (kode bank 535) nomor rekening 901743500471 a.n. Tedi Kusyairi. Sementara panduan kegiatan bisa di download dengan klik tautan berikut: https://drive.google.com/file/d/1XJn9B5Q1W68j3YpjUTFdYUuM6TeddFUU/view?usp=sharing.

“Semoga dengan keberadaan kelas seni ini akan membuat sebuah langkah baru bagi kesempatan-kesempatan talenta muda mandiri dalam bidang seni budaya,” pungkas Tedi. (RYN)

Artikel Serupa

Ke Atas