Apa Saja Syarat yang Dibutuhkan agar Yogyakarta Bisa Terpilih Jadi “Kota Sastra Dunia”?

BANTUL - Yogyakarta atau provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum, sejak lama sudah dikenal memiliki ekosistem sastra yang cukup baik, dan mampu melestarikannya melalui berbagai event dan komunitas, yang diikuti masyarakat dari lintas generasi, dan seterusnya. Meski demikian, Yogyakarta justru harus “disalip” oleh ibu kota Jakarta, yang berhasil mendapatkan predikat

Penggunaan AI dalam Dunia Sastra Sulit Dihindari

BANTUL - Tak bisa dipungkiri bahwa AI (Artificial Intelligence) adalah sebuah alat yang kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Tak terkecuali di bidang sastra. Di bidang sastra, AI mampu menjadi tools yang dapat memudahkan pembuatan karya, memunculkan ide baru, sampai membuat karya akhir, untuk ditampilkan kepada khalayak luas, dan

GALERI FOTO: Jogja Siap Mendunia Melalui Sastra

BANTUL - Bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan "Kundha Kabudayan" DIY, kegiatan Sambang Komunitas kini memasuki edisi yang ke-19, yang dilangsungkan di Halaman Dinas Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD DIY), kompleks Grhatama Pustaka, Jalan Janti, Banguntapan, Bantul, Senin (7/9/2026). Sambang Komunitas #19 kali ini mengambil tema “Mereka-reka Mimpi Jogja sebagai Kota Sastra

Mengenal Lebih Jauh Sosok “Duo Ordo”

Penampilan spesial "Duo Ordo" di atas panggung Selasa Sastra di Kelingan Garden & Cafe (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Berawal dari pertemuan di salah satu padepokan dalam project workshop, Nunung Deni Puspitasari dan Regina Gandes Mutiary memiliki banyak kesamaan yang seolah tidak disengaja. Misalnya sama-sama berzodiak Scorpio, punya semangat berkarya seni yang sama,

Menghasilkan Karya Antologi Cerpen dari Hidup yang ‘Absurd’

Suasana diskusi buku antologi cerpen berjudul "Matahari 1/4 Lingkar" karya Irfanda Azka Muzaki (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Dalam setiap pembuatan karya sastra seperti antologi cerpen maupun puisi, seseorang biasanya akan mengacu pada sesuatu yang dekat dengan kehidupannya sehari-hari, atau pengalaman tertentu yang pernah dialami, dan seterusnya. Namun bagi Irfanda Azka Muzaki,

GALERI FOTO: Sambut HUT Kemerdekaan dengan Bersastra

Bulan Agustus selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Pasalnya bulan yang satu ini merupakan momen perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, yang kerap dimeriahkan dengan berbagai acara, dan dibungkus dengan istilah “Agustusan”. Selasa Sastra juga tak ketinggalan ikut meramaikan perayaan kemerdekaan Indonesia di bulan Agustus, alias merayakan momen “Agustusan” tersebut.  Mengambil tema “Sajak-sajak

Merayakan HUT Kemerdekaan dengan Pentas Sastra

Salah satu penampilan pembacaan puisi di acara Selasa Sastra edisi Agustus 2026, yang berlangsung di Kelingan Garden & Cafe (Foto: Azka Qintory) BANTUL – Bulan Agustus selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Pasalnya bulan yang satu ini merupakan momen perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, yang kerap dimeriahkan dengan berbagai acara, dan dibungkus

AI Tidak Akan Mampu Menggantikan Seni Seutuhnya

BANTUL - Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat dan cepat telah mampu mengubah berbagai sektor dalam kehidupan, salah satunya adalah bidang seni dan sastra. Belum lagi dengan kemunculan AI (Artificial Intelligence) seperti saat ini, yang membuat segala sesuatunya terasa lebih mudah dari sebelumnya. Termasuk dalam membuat karya sastra seperti lukisan, cerpen,

Mengungkap Potensi Besar Dunia Sastra yang Begitu Menjanjikan di Era Digital

BANTUL - Seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi yang begitu pesat, dunia sastra juga turut mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Salah satunya adalah kehadiran platform cerpen atau sastra secara umum, yang mampu mewadahi setai karya sastra dari para generasi muda, yang bisa dijadikan sumber penghasilan secara rutin setiap bulannya. Bahkan di aplikasi

Pentingnya Kompetisi Menulis untuk Terus Memacu Diri

YOGYAKARTA - Dalam aktivitas kepenulisan, biasanya sulit bagi penulis untuk mengukur “seberapa bagus tulisan yang telah dibuat”, manakala tulisan tersebut hanya dibaca seorang diri, atau dinikmati oleh kalangannya sendiri, seperti orang tua/keluarga, teman, maupun followers di media sosial. Padahal, masih ada cara lain yang bisa dilakukan, untuk menilai bagus tidaknya kualitas tulisan yang