Budidaya tanaman joho (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Tanaman pohon joho dikenal sebagai salah satu bahan pewarna batik alami, yang dapat menghasilkan batik berkualitas dan tahan lama hingga ratusan tahun. Selain mampu menghasilkan warna batik yang awet dan berkualitas, tanaman joho (Jolaweni/Terminalia bellirica) juga dikenal mampu menghasilkan bahan obat-obatan herbal, jamu, serta
Author: Azka Qintory
Inilah Proses Pembuatan Pewarna Batik dari Pohon Joho
Ilustrasi hasil batik dari pewarna alam pohon joho (Foto: istimewa) BANTUL - Masyarakat masih belum banyak yang mengetahui, bahwa tanaman dari pohon joho bermanfaat sebagai pewarna batik alami, dan bisa bertahan hingga ratusan tahun lamanya. Termasuk di kalangan pembatik sekalipun. Sanggar Wani Migunani, yang terletak di Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, menjadi salah
Budidaya Pohon Joho Sangat Penting untuk Pelestarian Pewarna Alam Batik
Penyerahan simbolis budidaya tanaman joho kepada pembatik (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Keberadaan pewarna batik alami kini semakin sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi proses pembuatannya juga cenderung rumit, membutuhkan waktu yang cukup lama, serta masih kalah saing dengan pewarna sintetis atau printing. Adapun salah satu sumber pewarna batik alami yang masih
Bagaimana Sejarah Awal Pohon Joho Bisa Dibudidayakan sebagai Pewarna Batik Alami?
Ilustrasi pohon joho di Gunungkidul (Foto: istimewa) BANTUL - Tidak banyak masyarakat yang tahu, termasuk dari kalangan pembatik sendiri, bahwa pohon joho memiliki khasiat yang sangat baik, sebagai sumber pewarna alami bagi kain batik. Di tengah maraknya pewarna sintetis serta batik printing sebagai bahan pewarna batik masa kini, ekstraksi dari pohon joho dinilai juga
Mengapa Sosialisasi Budidaya Pohon Joho Sangat Sulit Dilakukan?
Ketua Sanggar Wani Migunani, Awit Radiani, memeriksa tanaman joho yang ada di kebunnya (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Pelestarian batik masih menghadapi ancaman serius. Salah satunya disebabkan karena kelangkaan pewarna alami, yang berasal dari sumber daya alam di lingkungan sekitar masyarakat. Adapun salah satu sumber pewarna batik alami berasal dari pohon joho.
GALERI FOTO: Budidaya Tanaman Joho Pewarna Alam Batik
Ketersediaan pewarna alam batik mulai jarang ditemukan di lingkungan masyarakat. Terlebih, penggunaan pewarna alami juga cenderung rumit, serta memakan waktu yang cukup lama. Namun, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Sanggar Wani Migunani, berhasil menemukan cara baru untuk mendapatkan bahan pewarna batik secara alami, yang berasal dari pohon Joho. Selain alami, pembuatan batik
Pentingnya Mengamati Lingkungan Sekitar untuk Dijadikan Materi Antologi Puisi
BANTUL - Inspirasi menulis buku bisa lahir dari mana saja, termasuk dari lingkungan sekitar. Itulah yang menjadi awal mula seorang Djessica Yula, seorang lulusan program Temu Karya Sastra (TKS) dari Dinas Kebudayaan “Kundha Kabudayan” DIY tahun 2023, untuk mulai menerbitkan buku antologi puisi karyanya sendiri, yang berjudul “Upaya untuk Pulang”. Buku ini
Refleksikan Perjalanan Kehidupan Melalui Buku Antologi Puisi
BANTUL - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menuliskan pengalaman hidup, salah satunya melalui kumpulan antologi puisi. Oleh sebab itulah, menjadi cara yang dilakukan oleh seorang Winda Cahyati, salah satu lulusan program Temu Karya Sastra (TKS) dari Dinas Kebudayaan “Kundha Kabudayan” DIY tahun 2025, yang baru saja me-launching buku antologi puisi
Penerbit Ananta Vidya Buka Peluang Writerpreneur Lewat Program “Nubaran”
BANTUL - Menulis buku adalah kesempatan untuk semua orang, baik dari kalangan manapun, dan usia berapapun. Kesempatan inilah yang dibuka oleh Penerbit Ananta Vidya, yang digawangi oleh Direkturnya, Anastasia Arsiwi Anggita Dewi, melalui program tahunan yang diberi nama “Nulis Bareng Ananta” (Nubaran). Dalam acara Selasa Sastra bertajuk “Sajak-sajak Arah Angin” yang berlangsung
Ada Banyak Jalan Menuju Sastra
BANTUL - Jika selama ini kita sering mendengar istilah populer yakni banyak jalan menuju Roma, yang berarti banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencapai hasil yang sama, maka hal itu juga berlaku pada sosok Dea Chairunnisa, seorang Master of Ceremony (MC) atau public speaker yang baru saja menerapkan istilah “banyak jalan menuju sastra” dalam
