BANTUL - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menuliskan pengalaman hidup, salah satunya melalui kumpulan antologi puisi. Oleh sebab itulah, menjadi cara yang dilakukan oleh seorang Winda Cahyati, salah satu lulusan program Temu Karya Sastra (TKS) dari Dinas Kebudayaan “Kundha Kabudayan” DIY tahun 2025, yang baru saja me-launching buku antologi puisi
Author: Azka Qintory
Penerbit Ananta Vidya Buka Peluang Writerpreneur Lewat Program “Nubaran”
BANTUL - Menulis buku adalah kesempatan untuk semua orang, baik dari kalangan manapun, dan usia berapapun. Kesempatan inilah yang dibuka oleh Penerbit Ananta Vidya, yang digawangi oleh Direkturnya, Anastasia Arsiwi Anggita Dewi, melalui program tahunan yang diberi nama “Nulis Bareng Ananta” (Nubaran). Dalam acara Selasa Sastra bertajuk “Sajak-sajak Arah Angin” yang berlangsung
Ada Banyak Jalan Menuju Sastra
BANTUL - Jika selama ini kita sering mendengar istilah populer yakni banyak jalan menuju Roma, yang berarti banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencapai hasil yang sama, maka hal itu juga berlaku pada sosok Dea Chairunnisa, seorang Master of Ceremony (MC) atau public speaker yang baru saja menerapkan istilah “banyak jalan menuju sastra” dalam
GALERI FOTO: Menyikapi Dinamika Hidup dengan Senandung Sastra
Dinamika hidup yang semakin luas dalam beberapa waktu terakhir, seperti konflik di Timur Tengah, harga minyak yang terus melonjak, dan lain-lain, membuat banyak pihak mulai bereaksi sesuai dengan cara dan kreativitas masing-masing. Bagi para sastrawan, cara terbaik untuk merespons berbagai dinamika tersebut adalah dengan membuat karya sastra. Itulah yang mendasari hadirnya event
Dinamika Hidup Terus Berkembang, Selasa Sastra Merespon dengan Pertunjukan Sastra
BANTUL – Selasa sastra kembali hadir di bulan Juli 2026 dengan sejumlah penampilan sastra menarik serta beberapa acara pendukung lainnya. Mengambil tema “Sajak-sajak Arah Angin”, Selasa Sastra kali ini mencoba untuk merespon berbagai isu global yang terjadi di dunia saat ini, seperti peperangan di Timur Tengah, mahalnya harga minyak, melonjaknya nilai
Peringati Hari Musik Sedunia, Violet Indigo Hadir di ARTJOG 2026
Musisi elektro-pop asal Prancis, Violet Insigo, saat tampil di panggung ARTJOG 2026 di Jogja National Museum (Foto: Azka Qintory) YOGYAKARTA – Seperti yang diketahui, tanggal 21 Juni diperingati sebagai Hari Musik internasional (Fete de la Musique). Peringatan ini berasal dari gagasan mantan Menteri Kebudayaan Prancis, Jack Lang, bersama komposer dan direktur musik Maurice
GALERI FOTO: Violet Indigo Mengguncang ARTJOG 2026
Event tahunan ARTJOG 2026 yang berlangsung di Jogja National Museum (JNM) turut merayakan salah satu momen bersejarah dunia, yakni peringatan hari musik internasional (Fête de la Musique), yang jatuh setiap tanggal 21 Juni. Bekerjasama dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia (Institut Français d’Indonésie – IFI), ARTJOG mendatangkan salah satu musisi electro-pop
GALERI FOTO: Koleksi Barang Antik di Pasar Kangen Jogja 2026
Pasar Kangen Jogja kembali hadir pada tahun ini di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Pada edisi 2026 kali ini, Pasar Kangen menghadirkan sekitar 300-an stan atau booth di kompleks TBY dan di sepanjang ruas Jalan Sriwedani. Seperti biasa, Pasar Kangen menghadirkan banyak koleksi barang-barang antik zaman dahulu, yang bisa kembali dikoleksi atau bahkan digunakan oleh
Berburu Barang Antik di Pasar Kangen Jogja
YOGYAKARTA - Pasar Kangen Jogja kembali hadir pada tahun ini di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Di edisi kali ini, Pasar Kangen menghadirkan sekitar 300-an stan atau booth di kompleks TBY dan di sepanjang ruas Jalan Sriwedani. Sesuai trade mark, Pasar Kangen menghadirkan banyak koleksi barang-barang antik zaman dahulu, yang bisa kembali dikoleksi atau bahkan
Melestarikan Budaya dan Menjaga Kesehatan itu Sama Pentingnya
BANTUL - Kegiatan melestarikan budaya memang menyenangkan bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang benar-benar menyukainya, sekaligus menggelutinya sebagai bagian dari mata pencaharian sehari-hari. Namun, masih banyak orang yang lupa menjaga kesehatan tubuh dan pikirannya, ketika melakukan aktivitas pelestarian kebudayaan tersebut. Untuk itulah, Dinas Kebudayaan DIY bersama Kelingan Garden & Cafe dan
