Mario Aji dan Veda Ega Pratama Sambangi Yogyakarta, Sambut Balapan Kandang di Mandalika

Veda Ega Pratama (memegang mikrofon) berbicara mengenai kiprahnya selama setengah musim di ajang Moto3 World Championship tahun 2026 ini (Foto: Azka Qintory) YOGYAKARTA - Dua pembalap andalan Indonesia di kancah Grand Prix, yakni Mario Aji (Moto2) dan Veda Ega Pratama (Moto3) berkesempatan untuk pulang ke Indonesia, guna mengisi jeda libur musim

GALERI FOTO: Mario Aji dan Veda Ega Pratama Disambut Warga Yogyakarta di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949

Di tengah jeda liburan musim panas kompetisi 2026, dua pembalap Indonesia yang kini berlaga di ajang Grand Prix (World Championship), Mario Aji dan juga Veda Ega Pratama, berkesempatan untuk pulang ke Indonesia, dan menemui para penggemarnya di Kota Yogyakarta. Bekerjasama dengan Pertamina dan ITDC (Injourney Tourism Development Corporation), Mario dan Veda

AI Tidak Akan Mampu Menggantikan Seni Seutuhnya

BANTUL - Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat dan cepat telah mampu mengubah berbagai sektor dalam kehidupan, salah satunya adalah bidang seni dan sastra. Belum lagi dengan kemunculan AI (Artificial Intelligence) seperti saat ini, yang membuat segala sesuatunya terasa lebih mudah dari sebelumnya. Termasuk dalam membuat karya sastra seperti lukisan, cerpen,

Gen Alpha Sangat Melek Peristiwa di Media Sosial, Jauh Melebihi Para Seniornya

BANTUL - Dewasa ini, setiap peristiwa bisa dengan mudah menyebar di media sosial dalam kurun waktu yang sangat cepat. Setiap peristiwa (yang menjadi viral) datang silih berganti setiap saat, seolah menjadi tren baru yang harus diikuti oleh siapa saja, dan seterusnya. Anak-anak kelahiran 2000-an atau yang disebut Gen Alpha, adalah orang-orang

Mengungkap Potensi Besar Dunia Sastra yang Begitu Menjanjikan di Era Digital

BANTUL - Seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi yang begitu pesat, dunia sastra juga turut mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Salah satunya adalah kehadiran platform cerpen atau sastra secara umum, yang mampu mewadahi setai karya sastra dari para generasi muda, yang bisa dijadikan sumber penghasilan secara rutin setiap bulannya. Bahkan di aplikasi

Bagaimana Prospek Tanaman Joho di Masa Depan?

Budidaya tanaman joho (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Tanaman pohon joho dikenal sebagai salah satu bahan pewarna batik alami, yang dapat menghasilkan batik berkualitas dan tahan lama hingga ratusan tahun. Selain mampu menghasilkan warna batik yang awet dan berkualitas, tanaman joho (Jolaweni/Terminalia bellirica) juga dikenal mampu menghasilkan bahan obat-obatan herbal, jamu, serta

Inilah Proses Pembuatan Pewarna Batik dari Pohon Joho

Ilustrasi hasil batik dari pewarna alam pohon joho (Foto: istimewa) BANTUL - Masyarakat masih belum banyak yang mengetahui, bahwa tanaman dari pohon joho bermanfaat sebagai pewarna batik alami, dan bisa bertahan hingga ratusan tahun lamanya. Termasuk di kalangan pembatik sekalipun. Sanggar Wani Migunani, yang terletak di Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, menjadi salah

Budidaya Pohon Joho Sangat Penting untuk Pelestarian Pewarna Alam Batik

Penyerahan simbolis budidaya tanaman joho kepada pembatik (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Keberadaan pewarna batik alami kini semakin sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi proses pembuatannya juga cenderung rumit, membutuhkan waktu yang cukup lama, serta masih kalah saing dengan pewarna sintetis atau printing. Adapun salah satu sumber pewarna batik alami yang masih

Bagaimana Sejarah Awal Pohon Joho Bisa Dibudidayakan sebagai Pewarna Batik Alami?

Ilustrasi pohon joho di Gunungkidul (Foto: istimewa) BANTUL - Tidak banyak masyarakat yang tahu, termasuk dari kalangan pembatik sendiri, bahwa pohon joho memiliki khasiat yang sangat baik, sebagai sumber pewarna alami bagi kain batik. Di tengah maraknya pewarna sintetis serta batik printing sebagai bahan pewarna batik masa kini, ekstraksi dari pohon joho dinilai juga

Mengapa Sosialisasi Budidaya Pohon Joho Sangat Sulit Dilakukan?

Ketua Sanggar Wani Migunani, Awit Radiani, memeriksa tanaman joho yang ada di kebunnya (Foto: Azka Qintory) BANTUL - Pelestarian batik masih menghadapi ancaman serius. Salah satunya disebabkan karena kelangkaan pewarna alami, yang berasal dari sumber daya alam di lingkungan sekitar masyarakat. Adapun salah satu sumber pewarna batik alami berasal dari pohon joho.