Anda berada di
Beranda > News > SRAWUNG NETIZEN BANTUL, SAMBUNG KEAKRABAN ANTAR ADMIN MEDSOS

SRAWUNG NETIZEN BANTUL, SAMBUNG KEAKRABAN ANTAR ADMIN MEDSOS

BANTUL – SPJ – Fenomena banyaknya pengguna media sosial di masyarakat menjadikan penyampaian informasi menjadi semakin mudah dan cepat. Banyak orang yang membuat dan mengelola akun media sosial untuk menyampaikan informasi ke masyarakat umum. Akun media sosial yang berbasis masyarakat ini sangat membantu baik untuk masyarakat umum dan pemerintah untuk menyampaikan dan menerima informasi.

Sebagai upaya membangun sinergitas dalam publikasi Pemerintah Kabupaten Bantul, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bantul mengadakan pertemuan dengan pengelola media sosial berbasis masyarakat di Kabupaten Bantul dan sekitarnya dengan tema “Srawung Netizen Bantul” di Kopi Bulak Pari, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, pada Selasa malam (25/10/2022).

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Bantul, Arif Darmawan, SSTP menyampaikan, dalam kegiatan ini harapannya terwujud kolaborasi yang manis antara pengelola media sosial berbasis masyarakat dengan pemerintah daerah. Sebuah daerah membutuhkan kolaborasi ini sehingga terwujud pelaksanaan promosi potensi-potensi yang ada. Kolaborasi ini juga dapat mendesiminasi dengan baik informasi-informasi penting terkait dengan kebijakan pemerintah kepada masyarakat sehingga tidak terjadi salah persepsi. Selain dengan pegiat media sosial, Diskominfo Bantul juga berusaha dengan wartawan, dan juga admin dari instasi pemerintah lainnya.

“Selain untuk kolaborasi, kegiatan ini juga sebagai keakraban antar pegiat media sosial dan juga pemerintah. Media sosial ini sangat luas, sehingga tidak dapat dibeda-bedakan, sehingga dalam kegiatan ini kami juga mengundang pengelola media sosial berbasis masyarakat di luar Bantul untuk juga ikut berbagi pengalaman dan juga memberi masukan kepada pemerintah”, papar Arif Darmawan.

Staf Humas Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta, Arif mengatakan, dalam divisi Humas Pemda DIY tedapat tim yang bertugas menganalisis akun-akun yang sangat berpengaruh di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi ini diharapkan dapat mepercepat tindakan terhadap isu-isu yang beredar ditengah-tengah masyarakat.

Pakdhe Senggol salah satu admin dari akun twitter @jogjaupdate menyampaikan, untuk pengelola akun media sosial yang ada di Bantul agar tetap guyub rukun.

“Sesama pengelola akun medsos yang berbasis masyarakat di Bantul harus saling nyengkuyung satu sama lainnya,” tegas Senggol. (har-red).

Artikel Serupa

Ke Atas