Para peserta diskusi publik terkait dinamika Revisi UU Pemilu sedang mengamati penjelasan pemateri dengan seksama (Foto: istimewa) YOGYAKARTA - Selama ini, kita hanya mengetahui bahwa pemilu adalah proses pemilihan anggota eksekutif (presiden-wakil presiden) dan legislatif (DPR-DPRD), dengan cara mendatangi Tempat pemungutan Suara (TPS) pada jam-jam tertentu, mendaftarkan diri dan mengambil nomor
Tag: Yayasan LKiS
Publik Perlu Mengawal Ketat Revisi UU Pemilu
Suasana diskusi publik yang membahas dinamika Revisi UU Pemilu yang terkesan "mandek" di kalangan elit (Foto: istimewa) YOGYAKARTA - Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa pelaksanaan Pemilu selama ini terkesan tidak demokratis, terlalu menghalalkan segala cara, hingga mempercayai yang sifatnya mistis sekalipun (misalnya mempercayai adanya “serangan fajar”), dan seterusnya. Semua itu dilakukan,
GALERI FOTO: Diskusi Publik Gugat Revisi UU Pemilu Lebih Transparan dan Akuntabel
YOGYAKARTA - Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) menggelar Diskusi Publik bertajuk "Pemilu Kita, Aturan Kita: Mengapa Masyarakat Harus Peduli Revisi UU Pemilu?” yang berlangsung di Burza Hotel Yogyakarta, Selasa (28/4/2026). Diskusi publik ini dilandasi oleh dinamika revisi Undang-Undang (UU) Pemilu—perubahan atas UU No. 7/2017—yang kembali masuk dalam agenda Program
Belajar “Ngasah Roso” dari Pemilu Pertama di Yogyakarta
Suasana diskusi Ngasah Roso di Joglo Demokrasi KPU DIY (Foto: Azka Qintory) YOGYAKARTA - Di tengah situasi demokrasi di Indonesia yang kian “cacat”, termasuk konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, membuat banyak pihak terpancing untuk bersuara, menyampaikan, pendapat, sekaligus berdiskusi. Salah satunya yang dilakukan Yayasan LKiS (Lembaga Kajian Islam dan Sosial),
GALERI FOTO: Ngasah Roso di Era Kecacatan Demokrasi
Di tengah situasi demokrasi di Indonesia yang kian "cacat", termasuk konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, membuat banyak pihak terpancing untuk bersuara, menyampaikan, pendapat, sekaligus berdiskusi. Salah satunya yang dilakukan Yayasan LKiS (Lembaga Kajian Islam dan Sosial), yang menyelenggarakan diskusi Ngasah Roso (Ngabuburit Berfaedah, Kanggo Negoro) denga topik “Menakar Demokrasi
Riset LKiS Terkait Pilkada 2024: Sebatas Kegiatan Prosedural Memilih Pemimpin Tanpa Substansi
BANTUL - Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2024 lalu, sama seperti pelaksanaan Pilpres dan Pemilu pada tahun-tahun sebelumnya, masih hanya dipahami sebagai kegiatan yang bersifat prosedural semata, alias hanya kegiatan mencoblos di bilik suara yang tersedia di TPS (Tempat Pemungutan Suara), tanpa ada substansi atau makna yang lebih rinci di
Warga Sipil Millenial Jogja Tuntut Perbaikan Sistem Pemilu Secara Menyeluruh
Pemilu masih dipahami sebatas hanya kegiatan mencoblos (memilih pemimpin) untuk lima tahun ke depan saja, padahal masih banyak aspek lain yang bisa digali dan lebih banyak melibatkan masyarakat secara umum. BANTUL - Meskipun sudah berlangsung secara rutin setiap 5 tahun sekali, nyatanya sistem Pemilu yang berlangsung di Indonesia masih menyimpan banyak
Mencegah Perilaku Korupsi Sejak Dini Mulai Dari Tingkat Terbawah
Diskusi refleksi peranan masyarakat dalam transparansi anti-korupsi (foto: Azka Qintory) SLEMAN - Perilaku korupsi di negeri ini sudah sangat massif, bahkan cenderung sudah menjadi "budaya" tersendiri, terutama di kalangan pejabat elit. Namun siapa sangka, aktivitas korupsi tidak hanya terjadi di kalangan pejabat elit saja, tapi juga sudah menyasar ke tingkatan bawah, alias
Kebijakan Pemerintah Kian Oligarki, Masyarakat Harus Benar-Benar Serius Mengawal Demokrasi
BANTUL - Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) yang berkantor di Bantul baru-baru ini meluncurkan buku berjudul "Suara Demokrasi Dari Akar Rumput; Problematika, Praktik Baik dan Peta Jalan Demokrasi di DIY", buku ini memuat tentang pengalaman LKiS menahan laju regresi demokrasi, khususnya di DIY. Buku ini tidak hanya
