Anda berada di
Beranda > News > Kelingan Garden Cafe Berkomitmen Mengembangkan Eksistensi Seni-Budaya di Bantul

Kelingan Garden Cafe Berkomitmen Mengembangkan Eksistensi Seni-Budaya di Bantul

Selasa Sastra spesial Hakordia di Kelingan Cafe (foto: Azka Qintory)

BANTUL – Kelingan Garden Cafe menjadi salah satu cafe baru di wilayah Bantul, yang berlokasi di pinggiran Sawah di kawasan Bejen, Bantul kota. Cafe ini resmi dibuka pada tanggal 1 Desember 2025 lalu.

Berawal dari keinginan para pelaku seni-budaya yang ada di Bantul untuk bisa memiliki panggung sendiri dalam berkarya, tanpa perlu menyewa tempat atau berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, akhirnya Kelingan Garden Cafe hadir untuk menjawab itu semua. Cafe ini berfokus menyediakan tempat bagi komunitas seni-budaya untuk berkarya, sekaligus menjajakan beberapa kuliner khas cafe pada umumnya.

Salah satu founder Kelingan Garden Cafe, Tedi Kusyairi menyampaikan bahwa cafe ini memang khusus diperuntukan bagi pelaku seni-budaya untuk bisa konsisten berkarya, sehingga tidak perlu khawatir harus menyewa tempat, lobi berlapis-lapis, dan seterusnya.

“Memang sejak awal kami ingin menyediakan tempat yang representatif bagi komunitas seni-budaya khususnya yang ada di Bantul, untuk bisa terus berkarya tanpa harus sewa tempat dan sebagainya,” ujar Tedi yang ditemui dalam acara Selasa Sastra bertema “Harapan Baru Dalam Bersastra” di Kelingan Garden Cafe, Selasa (6/1/2026).

Beberapa menu yang ditawarkan Kelingan Garden Cafe pun cukup beragam, yang dibagi dalam tiga kategori. Diantaranya makanan berat seperti mie goreng, mie rebus, nasi goreng, dan seterusnya. Lalu makanan ringan atau snack seperti kentang goreng, nugget, dan semacamnya, serta minuman yakni kopi sebagai salah satu menu andalan, seperti red velvet, matcha, dan berbagai minuman lainnya. Kelingan Garden Cafe buka setiap harinya mulai pukul 11.00 hingga 21.30 WIB.

Suasana pemutaran film anti korupsi (foto: Azka Qintory)

Selain cafe dan tempat untuk komunitas seni-budaya, Kelingan Cafe juga bisa digunakan untuk berbagai acara lain di luar seni-budaya, seperti seminar, diskusi publik, hingga yang sifatnya personal seperti perayaan ulang tahun dan juga pesta pernikahan.

Mengingat usianya yang baru satu bulan, Tedi pun merasa cafe ini masih perlu peningkatan dalam beberapa hal.

“Kami masih perlu menambahkan beberapa bangunan agar bisa memberikan kesan estetik sekaligus ciri khas untuk cafe ini, beberapa menu lain juga masih akan ditambahkan, dan tentu saja branding acara-acara yang diselenggarakan disini juga masih perlu diperbanyak lagi,” tambah Tedi.

Beberapa acara unggulan yang sudah rutin diselenggarakan di Kelingan Garden Cafe sejauh ini adalah Selasa Sastra setiap minggu pertama di awal bulan, serta Selasa Sinema di minggu kedua. (qin)

Artikel Serupa

Ke Atas