Anda berada di
Beranda > News > Majukan Literasi Masyarakat, Mahasiswa KKN UNY Dirikan Rumah Baca ‘Kita’ di Temuireng Klaten

Majukan Literasi Masyarakat, Mahasiswa KKN UNY Dirikan Rumah Baca ‘Kita’ di Temuireng Klaten

KLATEN – SPJ – Mahasiswa UNY angkatan 2019 yang melaksanakan kuliah kerja nyata di Klaten, salah satunya Mahasiswa KKN Kelompok 26247 di Desa Temuireng, Klaten, Jawa Tengah. Kelompok KKN terdiri dari Tri Wahyuni (Sastra Inggris), Aprilia Ratnasari (Pendidikan PAUD), Pranawengjakti (Managemen), Mukti Maulana Fajri (PGSD Penjas), Annida Hanifah Maulida (Kimia), Vira Amalia Rizqi (Pendidikan Sosiologi), Ramadhani Eko Prasetyo (Teknologi Informasi), Marinda Nine Prawisanggini (Pendidikan Bahasa Inggris), Isna Rossalina (Pendidikan Bahasa Inggris) dan Amanda Fitra Aqila (Pendidikan Bahasa Inggris).

Kelompok KKN disini memiliki tiga program utama yaitu penataan lingkungan (penamaan jalan, fasilitas umum dan perangkat desa), sosialisasi cara pembasmian hama dan Rumah Baca. Salah satu program unggulan yang berhasil menjadi kebanggaan adalah Rumah Baca Kita. Rumah baca ini diinisiasi oleh para mahasiswa sejak awal KKN pada bulan Juli 2022, kemudian pembangunan dimulai pada tanggal 4 September dan diresmikan pada tanggal 25 September 2022.

“Rumah baca ini bisa berdiri karena gotong royong dan kebaikan warga Temuireng. Tentunya ada sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemuda, perangkat desa dan seluruh warga Temuireng. Akhirnya rumah baca ini berdiri dan bisa diresmikan,” Kata Pranawengjakti selaku Ketua Pelaksana dari KKN UNY.

Rumah baca tersebut diresmikan oleh Joko  Pramono selaku perangkat Desa Temuireng, Dwi Budiyanto, S. Pd., M. Hum selaku dosen pembimbing lapangan, Misran dan Eko Santosa selaku perwakilan pemuda Temuireng, serta sepuluh mahasiswa KKN UNY. Peresmian juga dihadiri oleh masyarakat Temuireng.

“Pembangunan rumah baca dengan konsep ramah lingkungan yang mana kita menggunakan hasil alam di Temuireng dan membuat kerajinan dari barang bekas, sedangkan acara peresmian mengusung tema ‘Meningkatkan literasi agar lebih berbudaya’ yang dimeriahkan dengan display buku dan penampilan tari anak-anak Temuireng,” kata Tri Wahyuni selaku sekretaris KKN UNY.

Rumah baca tersebut menjadi istimewa sebagai jawaban atas permasalahan rendahnya literasi dan kesulitan mencari sumber bacaan di desa Temuireng. Ditambah lagi dengan keterbatasan dana dari mahasiswa KKN dan warga, namun akhirnya semangat gotong royong bisa mewujudkan impian tersebut.

“Rumah baca ‘Kita’ adalah kerja kolaboratif yang apik antara teman-teman mahasiswa dengan warga untuk merintis ruang belajar masyarakat. Kerja bareng ini insyaallah akan jadi kerja jangka panjang. Rumah ini dirintis oleh para mahasiswa, didukung warga, dihidup-hidupi karangtaruna, dan ke depan bakal dimasukkan sebagai program desa. Semoga ke depan kerja bareng UNY dan desa Temuireng semakin memperkuat literasi desa,” jelas Dwi Budiyanto selaku dosen pembimbing KKN UNY.

Rumah baca ini digunakan sebagai tempat belajar, bermain dan berkumpul. Rumah baca ini memiliki fasilitas berupa buku-buku, permainan, alat tulis untuk belajar, dan alat kebersihan. Sampai saat ini rumah baca sering dikunjungi anak-anak untuk membaca, mengerjakan tugas, bermain, dan juga digunakan sebagai tempat berkumpul oleh para pemuda.

“Untuk lebih mengenlakn keberadaan rumah baca ‘Kita’ ke publik yang lebih luas, kami lengkapi media informasi. Bisa dilihat di website: https://rumahbacakitauny.wordpress.com/ (sedang dirilis dan proses input), juga bisa dilihat di medsos @kkntemuireng.uny,” pungkas Tri Wahyuni kepada SPJ 30/9/2022 melalui wawancara online. (red).

Artikel Serupa

Ke Atas