YOGYAKARTA - Dalam aktivitas kepenulisan, biasanya sulit bagi penulis untuk mengukur “seberapa bagus tulisan yang telah dibuat”, manakala tulisan tersebut hanya dibaca seorang diri, atau dinikmati oleh kalangannya sendiri, seperti orang tua/keluarga, teman, maupun followers di media sosial. Padahal, masih ada cara lain yang bisa dilakukan, untuk menilai bagus tidaknya kualitas tulisan yang
Tag: Dinas perpustakaan dan kearsipan
Sastrawan Muda Tidak Disarankan Menggunakan AI Dalam Penulisan Karya Sastra
YOGYAKARTA - Kehadiran teknologi informasi yang begitu masif di era saat ini, seperti misalnya AI (Artificial Intelligence), rupanya telah ikut mengubah cara manusia dalam beraktivitas, termasuk dalam membuat karya sastra. Banyak sastrawan muda yang kini menggantungkan AI sebagai tools dalam menciptakan ide-ide baru, sekaligus sebagai alat untuk menghasilkan karya sastra itu sendiri, sebagai hasil
Sastrawan Muda Perlu Banyak Belajar ke Seniornya Terkait Konsistensi dalam Berkarya
YOGYAKARTA - Selama ini, banyak dari sastrawan atau penyair yang terkenal adalah mereka yang sudah berusia lanjut, atau bahkan yang sudah tiada, seperti Chairil Anwar, Taufiq Ismail, Pramoedya Ananta Toer, W.S. Rendra, Sapardi Joko Damono, Joko Pinurbo, dan lain sebagainya. Setelah nama-nama tersebut, tidak banyak sastrawan muda yang meneruskan jejak mereka,
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Selenggarakan Lomba Bercerita Siswa SD/MI Se-Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA - Budaya lisan masih kental dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, tak terkecuali anak-anak. Pada usia sekolah dasar, rasa ingin tahu anak sangatlah tinggi. Pemberian informasi yang tepat melalui buku bacaan yang bermutu akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan budi pekerti anak. Pertumbuhan budaya baca siswa dapat didorong dengan penyediaan
