BANTUL - Bagi anda yang gemar menulis, maka anda harus melakoni kegiatan ini secara konsisten, terus-menerus, dibaca lagi, diteliti lagi, dan yang paling utama adalah tidak bisa hanya dilakukan semaunya saja, apalagi jika anda ingin menjadikan kegemaran ini sebagai sesuatu yang menghasilkan pundi-pundi uang. Begitulah kurang lebih intisari dalam Workshop Pembinaan
Tag: sastra
FKY 2024: Meninjau Pentingnya Yogyakarta Memiliki Museum Sastra
BANTUL - Meskipun sudah banyak diakui sebagai daerah dengan tradisi sastra yang paling kental dan juga konsisten, namun nyatanya hingga saat ini Yogyakarta masih belum memiliki satu wadah khusus, yang bisa digunakan sebagai tempat koleksi-koleksi sastra tersebut bersemayam, untuk dapat dinikmati oleh lintas generasi. Topik inilah yang kemudian diangkat dalam
FKY 2024: (Andaikata) Yogyakarta Punya Museum Sastra
BANTUL - Di samping menampilkan puluhan karya dari para seniman, Pameran Azimat Siasat yang diselenggarakan di MCC Tepi Sabin, kawasan Bawuran, Pleret, Bantul ini juga turut memamerkan beberapa arsip Sastra Yogyakarta sejak tahun 1940-an. Arsip-arsip tersebut diantaranya berupa buku, koran, majalah, media massa, mesin ketik jadul, dan artefak-artefak lainnya. Dipamerkannya benda-benda
Temu Karya Sastra 2024 Mewujudkan Budaya Jogja Mendunia
D. I. Yogyakarta – SPJ - Yogyakarta memiliki lumbung budaya yang tak ternilai. Bahasa, sastra, dan aksara merupakan sendi-sendi yang akan tetap hidup mengiringi zaman. Citra Yogyakarta memang terbangun dari berbagai sendi kreasi yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Kegiatan kesastraan merupakan salah satu upaya kreatif dalam menjaga dan menghidupi
Komunitas Regas Dampingi Program Sinau Sastra Jawa Di Kulon Progo
KULON PROGO - Sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya Jawa, khususnya di bidang Sastra, Komunitas Regas bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo menyelenggarakan Program sinau sastra Jawa, Minggu (12/5/2024) yang berlangsung di Pendiri Komunitas Regas, Tri Wahyuni mengatakan bahwa peserta sinau sastra Jawa di Kulon Progo kali ini
Perayaan Satu Dekade #SelasaSastra, Momentum Tepat Perluas Jejaring Apresiasi Sastra Ke Tahapan Yang Lebih Tinggi
BANTUL - Berawal dari obrolan sederhana di angkringan pinggir jalan, sekumpulan anak muda yang memiliki hobi yang sama yakni membaca karya sastra, kemudian berinisiatif untuk menciptakan wadah khusus bagi para sastrawan untuk tampil dan membacakan karyanya. Salah satu Sastrawan yang turut mencetus lahirnya ide tersebut adalah Satmoko Budi Santoso, seorang Sastrawan
Gelar Sastra Jogja Jadi Acara Pamungkas Dalam Rangkaian Temu Karya Sastra Tahun 2023
BANTUL – Setelah kurang dari satu bulan sebelumnya menghelat acara inti dari Temu Karya Sastra 2023 yakni “Daulat Sastra Jogja (DSJ) 2023”, kali ini Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan DIY akhirnya menutup serangkaian acara Temu Karya Sastra tahun 2023 ini dengan “Gelar Karya Sastra 2023”, yang diselenggarakan di Gubuk Putih, yang berada
Pentas Lakon “Gegayuhan” Tutup Rangkaian Daulat Sastra Jogja 2023
BANTUL - Rangkaian acara Daulat Sastra Jogja (DSJ) 2023 yang merupakan bagian dari program tahunan Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan DIY, resmi berakhir pada Jumat malam (27/10/2023). Masih berlangsung di Pelataran Djoko Pekik, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Hari terakhir DSJ 2023 kali ini menampilkan beberapa acara dan juga pentas pilihan, yang dimulai dari
Belajar Mencapai Hidup Yang Sejati Dari Seorang Romo Mangun
BANTUL - Memasuki hari ketiga acara Daulat Sastra Jogja (DSJ) 2023 yang digelar di Pelataran Djoko Pekik, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Jumat (27/10/2023), salah satu rangkaian acara DSJ 2023 yakni Diskusi Sastra "Meet The Legend" juga telah memasuki hari ketiga atau hari terakhir. Dimana pada hari ketiga ini, Legenda di bidang
Penulis Itu Tugasnya Ya Nulis, Bukannya Menunggu Ada Lomba
BANTUL - Diskusi tentang para "legenda" di bidang Sastra kembali berlanjut di Pelataran Djoko Pekik, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Kamis (26/10/2023). Diskusi kali ini membahas tentang sosok Umbuh Landu Paranggi, seorang sastrawan asal Sumba, NTT, yang banyak menggeluti dunia sastra di Yogyakarta. Sosok legendaris Umbuh Landu pun dibahas oleh dua orang sekaligus,
