Kamu ada di
Home > News > Investasi Bagi Anak Cucu, Bupati Bantul Ajak Tanam 1000 Pohon Di Kampung KB Gunung Puyuh

Investasi Bagi Anak Cucu, Bupati Bantul Ajak Tanam 1000 Pohon Di Kampung KB Gunung Puyuh

BANTUL – Bekerjasama dengan Karang Taruna Desa Panjangrejo Pundong Bantul, Bupati Bantul Drs. H. Suharsono mengajak karang taruna muda-mudi Dusun Gunungpuyuh melakukan penanaman secara simbolis sebanyak 1000 bibit pohon buah, kegiatan ini dipusatkan di Tanggul Jembatan Gantung, Gunungpuyuh, Panjangrejo, Pundong, Bantul pada hari Sabtu (18/11/2017).

Acara dihadiri oleh Dinas Kehutaan DIY, OKPD di bantul, serta berbagai komunitas di masyarakat, termasuk Club Mobil Jimmy-Katana di Bantul, juga komunitas pemuda dan relawan PLKB.

Lurah Desa Panjangrejo Daru Kiswara, menjelaskan bahwa dengan mendapatkan program yaitu wana desa yang terletak di sebelah barat Dusun Gunungpuyuh. Pihak Pemerintah desa harus melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada kepala Balai BP3KP DIY yang sudah memberikan bantuan bibit, bibit buah yaitu nangka dan sirsat, ini sejumlah 600 dan yang tadi dari wana desa berjumlah 900, yang dari desa 130,” kata Daru.

Pihak desa juga berharap, kedepan targetnya paling tidak di musim penghujan bisa menanam kurang lebih 2.000 bibit tanaman buah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Gunungpuyuh.

“Lokasi kami memang sengaja posisi disekitar jembatan gantung ini karena jembatan gantung suatu legenda yang dulunya merupakan fasilitas yang vital serta menghubungkan antara Seloharjo dengan Kecamatan Pundong,” jelas Daru.

Bupati Bantul dalam sambutannya mengatakan, gerakan 1000 pohon buah pada kesempatan hari ini kita jadikan sebagai momentum yang akan menjadi kebanggaan kita semua. Pohon yang kita tanam akan menjadi pintu pembuka bagi terwujudnya Agrowisata di Panjangrejo sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus mengusahakan jalan untuk mencapai kesejahteraan tanpa harus melukai lingkungan kita, oleh karena itu jika kita semua bersatu dan berkomitmen maka kita akan menemukan jalan untuk meraih hidup yang lebih berkualitas dan membuka harmoni antara manusia dengan alam,” kata Bupati Bantul.

Bupati Bantul juga mengajak kepada semua agar memperlakukan alam secara profesional tidak mengeksploitasi, melainkan memanfaatkan dan merawatnya sehingga keberlangsungannya terjaga hingga anak cucu kita.

Acara diawali dengan penampilan gejog lesung untuk menyambut para tamu undangan. Usai acara seremonial juga dilakukan penandatanganan Prasasti Kampung Kb, kemudian Penyerahan Cinderamata dari komonitas Katana kepada Bupati Bantul, tanam pohon dan peninjauan lokasi kawasan, serta dimeriahkan dengan hiburan organ tunggal.

Erlin Meilina SMK Pariwisata #lombareportasespj2017

Terima kasih untuk berbagi berita di :

Artikel yang Serupa

Top