Kamu ada di
Home > News > PAGUYUBAN SINEAS BANTUL GELAR BANTUL FILM FESTIVAL #1 2017

PAGUYUBAN SINEAS BANTUL GELAR BANTUL FILM FESTIVAL #1 2017

BANTUL – Paguyuban Sineas Bantul yang terdiri dari individu dan kelompok yang bekerja dalam dunia perfilman di Bantul, secara rutin telah menyelenggarakan kegiatan screening dan diskusi film di Aita Coffee Lounge dalam kemasan acara #selasasinema, selain itu juga melakukan produksi, edukasi, pendampingan produksi film dan workshop mengenai dunia perfilman, khususnya bagi anak muda.

Dalam rangka menggiatkan gairah perfilman di Bantul, Paguyuban Sineas Bantul akan menyelenggarakan Lomba Film Dokumenter dengan tema “Warisan Budaya” di Bantul.

Menurut koordinator kegiatan, Husnul Latif, melalui lomba ini diharapkan ada proses pendokumentasian berbagai warisan budaya yang layak dilestarikan baik yang berwujud bendawi maupun yang intangible, untuk kemudian bisa dijadikan rujukan referensi dan sarana belajar bagi generasi muda (17/9) ditemui SPJ di Kantor DPD KNPI Kabupaten Bantul.

 

Sedangkan persyaratan peserta yakni; peserta merupakan Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat di DIY dibuktikan dengan Kartu Pelajar atau Surat Keterangan dari sekolah. Peserta adalah tim yang terdiri minimal 2 orang pelajar. Setiap peserta boleh mengikutkan lebih dari 1 (satu) judul film. Peserta mendownload dan mengisi formulir pendaftaran di www.suarapemudajogja.com. Peserta mengirimkan karya dalam DVD 1 Buah dengan isi; film dan trailer dalam format AVI/MPG/MP4/MOV minimal 740p, poster dalam format jpg, disertai dengan lampiran synopsis, fotokopi kartu pelajar seluruh tim dan formulir, ke alamat secretariat panitia di Kantor DPD KNPI Kabupaten Bantul Jalan R.A. Kartini No. 38 Trirenggo Bantul (dimasukan dalam amplod dengan tulisan Festival Film Dokumenter Warisan Budaya Bantul) Jika mengirimkan lebih dari satu film, wajib dikemas dalam amplop terpisah. Seluruh film akan dimuat di youtube chanel Suara Pemuda Jogja dengan hastag (#lombafilmdokumenterwarisanbudayabantul).

 

“Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta tidak dipungut biaya alias gratis,” jegas Husnul Latif.

 

Beberapa ketentuan karya yakni:

  1. Film berdurasi antara 7 s.d. 10 menit termasuk credit title
  2. Peserta wajib membuat trailer film dengan durasi maksimal 1 menit
  3. Peserta wajib membuat poster film dalam format jpg
  4. Film yang dilombakan merupakan hasil yang tidak melanggar hak kekayaan intelektual pihak manapun serta belum pernah menang pada perlombaan, dan belum pernah dipublikasikan melalui media apapun. Musik/lagu dan materi lain (foto, grafis dan lain-lain) tidak melanggar hak cipta. Jika ada pelanggaran dan gugutan hak cipta terhadap karya yang bersangkutan maka bukan tanggungjawab panitia.
  5. Obyek, judul, teknik, alat rekam, lokasi dibebaskan sesuai tema dan bertempat di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.
  6. Film diproduksi sejak tanggal 1 September 2017
  7. Karya tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
  8. Film wajib menggunakan subtitle bahasa Indonesia jika dalam film menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah
  9. Film berhak dipublikasikan oleh panitia dengan hak cita sepenuhnya menjadi milik peserta
  10. Tulisan Sinopsis kurang lebih 200 kata sudah termasuk judul.
  11. Sinopsis menggunakan jenis font (Arial), font size (12), margin (4,3,3,3), line spacing (1,5)
  12. Sinopsis yang dikirimkan wajib dalam file Microsoft Word berformat (.doc)
  13. Unsur penilaian:
    1. Kesesuaian tema dan isi
    2. Kreatifitas dan originalitas
    3. Keindahan/Estetika
    4. Kerjasama Tim
    5. Teknik
  14. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta terbukti melanggar ketentuan yang ditetapkan
  15. Keputusan dewan juri bersifat final (mutlak) dan tidak dapat diganggu gugat

 

“Pendaftaran dan pengumpulan naskah, dilakukan pada tanggal 13-18 November 2017, pada jam kerja, sedangkan malam penghargaan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2017,” jelas Husnul.

 

Harapannya, lomba yang memeperebutkan hadiah total Rp. 10.000.000,00 ini semoga menjadi media bagi pelajar di Yogyakarta untuk menggali banyak inspirasi kreatif melalui film documenter, sebagai cara untuk menumbuhkan literasi visual bagi bangsa ini, demikian kata Husnul, untuk informasi lebih jelas bisa menghubungi Husnul Latif di nomor 085729487897.

 

Paguyuban Sineas Bantul sendiri sebelum lomba ini digelar juga menyelenggarakan Workshop Film Dokumenter bagi pelajar pada 13-15 Oktober 2017. Lomba ini merupakan rangkaian kegiatan ‘Gelar Kreatifitas Pelajar Jogja 2017’ yang diselenggarakan atas kerjasama dengan DPD KNPI Kabupaten Bantul. (des).

 

Link Formulir KETENTUAN LOMBA FILM

 

Gebyar Kreatifitas Pelajar Jogja 2017 Lomba Film Dokumenter Lomba Foto Blusukan Bantul Lomba Reportase http://youtu.be/muakKQnYbaw?a

Terima kasih untuk berbagi berita di :

Artikel yang Serupa

Top