Kamu ada di
Home > Review > Menjelajahi Ilmu Sambil Bermain di Museum Sonobudoyo

Menjelajahi Ilmu Sambil Bermain di Museum Sonobudoyo

Salah satu kegiatan Wisata Museum di Museum Sonobudoyo (foto: ist.)

YOGYAKARTA – Mahasiswa Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama pihak Museum Sonobudoyo, Komunitas Jogja Museum Lovers, dan Komunitas Malam Museum sukses mengadakan kegiatan Wisata Museum.

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (21/5/2017) di Museum Sonobudoyo. Dengan tema “Wisata Museum (Menjelajahi ilmu Sambil bermain Unik)” menjadi upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan koleksi-koleksi di museum sebagai warisan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan. Dalam kegiatan ini peserta diajak mengunjungi Museum Sonobudoyo untuk mengenali warisan budaya Indonesia, kemudian peserta melakukan kegiatan Wisata Clay maupun “Sonobudoyo and Me” Photo Story Contest.

Kepala Divisi Bimbingan Informasi dan Publikasi Museum Sonobudoyo, Dwi Agung Hernanto, dalam sambutannya menyatakan, kegiatan Wisata Museum ini nantinya dapat menumbuhkan makna dari manfaat museum bagi masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat dikembangkan agar makna dari manfaat museum dapat tersampaikan kepada masyarakat” ungkap Agung.

Tercatat 70 peserta hadir meramaikan kegiatan ini, baik yang berasal dari Kampung Ramah Anak, Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah, Komunitas Radio SAKA FM Kauman, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Peserta Wisata Clay diajak bermain tanah liat dengan membuat benda semacam koleksi di museum. Prila, perwakilan Komunitas Jogja Museum Lovers, sebagai fasilitator Wisata Clay menyatakan, kegiatan ini dapat melatih kesabaran, konsentrasi, dan motorik halus pada setiap individu peserta.

Menurut salah satu peserta, Ali, kegiatan ini sangat kreatif sekaligus mengajak anak-anak untuk lebih mengenal warisan budaya. “(Wisata Clay ini) satu hal yang baik untuk mengenalkan anak-anak pada dunia museum dan warisan budaya dengan nilai luhur, sekaligus mengajarkan bahwa wisata tidak harus sesuatu yang berbau alam, tetapi ternyata nilai-nilai sejarah budaya itu asik juga,” kata Ali, selaku Koordinator Humas dan Kerjasama Radio SAKA FM Kauman.

Sementara Peserta “Sonobudoyo and Me” Photo Story Contest terdiri dari mahasiswa dan orang dewasa telah mengambil gambar berupa koleksi di Museum Sonobudoyo yang di-upload di instagram dengan caption yang menarik, informatif, dan sesuai dengan objek foto.

Adapun juara favorit dan terbaik dalam kategori ini akan diumumkan pada 23 Mei 2017. Dewan Juri dalam lomba ini adalah Slamet Yulianto, pihak Museum Sonobudoyo, serta perwakilan dari Komunitas Jogja Museum Lovers dan Komunitas Malam Museum. (qin)

Terima kasih untuk berbagi berita di :

Artikel yang Serupa

Top